Probolinggo, Wartakum.com - Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang merusak rumah warga dan menelan korban jiwa di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris pada 10 Desember 2018 lalu mengundang perhatian dan mendapatkan empati dari 24 Camat yang tergabung dalam Paguyuban Camat Kabupaten Probolinggo.
Sabtu (15/12/2018), Paguyuban Camat ini mendatangi para korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris sekaligus untuk menyerahkan bantuan logistik. Para Camat ini berangkat pada pukul 07.00 WIB dari Kantor Kecamatan Pajarakan. Namun ada juga yang langsung bertemu di Kantor Kecamatan Tiris untuk selanjutnya ke Posko Penanggulangan Bencana Tiris.
Bantuan logistik yang diserahkan terdiri dari 50 sak beras, 100 karton mie instan, 500 buah baju layak pakai dan 50 Kg gula pasir. Bantuan ini diserahkan kepada korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor Tiris melalui Posko Bencana.
Selain menyerahkan bantuan, para Camat ini turun langsung berbaur dengan para relawan membersihkan rumah warga dari tumpukan lumpur yang dibawa banjir bandang. Bahkan sebagian Camat juga ikut membantu di dapur umum Tagana Kabupaten Probolinggo.
Koordinator Lapangan Paguyuban Camat Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan bantuan ini murni berasal dari para Camat yang ada di Kabupaten Probolinggo untuk membantu meringankan beban penderitaan korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang ada di Kecamatan Tiris.
"Bantuan logistik ini merupakan bentuk rasa empati dan kepedulian dari para Camat yang ada di Kabupaten Probolinggo. Ini adalah bentuk bakti sosial kami dan murni panggilan hati untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam di Desa Andungbiru Kecamatan Tiris," katanya.
Dengan sigap dan kompak, para Camat ini mengambil cangkul dan bergotong royong membersihkan sisa lumpur yang menumpuk di depan rumah warga. Sebagian lagi ada yang mengangkat hasil cangkulan lumpur tanah dengan menggunakan karung bekas.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa Camat akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Meskipun bantuan ini tidak seberapa, tetapi kami bersyukur bisa ikut membantu meringankan beban para korban bencana alam di Kecamatan Tiris," pungkasnya. (wan/ pin)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar