Rabu, 29 November 2017
Menderita Sakit, Warga Belitung Ini Butuh Biaya dan Pertolongan
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat.
Namun, seperti epik kehidupan yang kerap terjadi di dunia ini, mahalnya biaya pengobatan membuat masih ada saja warga masyarakat yang harus berjuang melawan sakit yang diderita dan masih membutuhkan pertolongan biaya
Dalam pembicaraan singkat melalui selular dengan wartakum.com, Rico (18th) salah satu warga Tanjungpandan, Kabupaten Belitung mengisahkan kisah pilu kerabatnya (paman-red) bahwa kondisinya sudah sedemikian mengkhawatirkan.
Dan tentunya sangat membutuhkan pertolongan pembaca maupun pemerintah sekalian, karena menurutnya paman-nya tersebut mengalami penyakit getah bening yang diduga sudah kronis.
"Informasinya, beliau sakit dan ada benjolan di dalam perut, kemudian buang air kecil sedikit dan yang mengkhawatirkan, paman untuk berjalan saja sudah sulit," ungkapnya, Kamis (29/11).
Saat ditanyakan apa saja upaya pihak keluarga dalam mengobati penyakit tersebut, Rico menjawab bahwa hal itu tidak dilakukan dikarenakan terkendala keterbatasan biaya untuk ke rumah sakit.
"Makan sudah mulai enggak, badan makin kurus, sementara kalau ke rumah sakit infonya harus dioperasi dengan biaya palingan harus ada 5 juta rupiah, mereka uang darimana?" ungkapnya.
Rico juga tak menampik jika sekiranya ada diantara pembaca maupun dari pemerintah yang terketuk hatinya untuk membantu kerabatnya tersebut, maka ia akan sunggguh berterima kasih.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Belitung, Suhandri, saat dikonfirmasi oleh wartakum.com atas kejadian ini, menyatakan prinsipnya kalau ada orang sakit diobati dulu.
"Kalau perlu perawatan dirawat dulu bawa ke UGD RSU jika dlm kondisi darurat," katanya pesan singkat.
Ditambahkannya, jika tidak dalam kondisi darurat dapat melalui poliklinik .
"Nah masalah pembiayaan jika orang tersebut penyandang masalah sosial terutama dari segi ekonomi maka mari kita ajak masyarakat untuk peduli dengan masalah lingkungan sosialnya memberi bantuan," tambahnya
Suhandri juga berpesan kepada keluarga yang mengurusi pasien tersebut untuk dapat mengurus ke RT dan ke Dinsos.
"Untuk mendapatkan keterangan tidak mampu dan di bawa ke dinkes kemudian selanjutnya di daftarkan sebagai peserta BPJS kesehatan. Dan selanjutnya pembiayaannya akan ditanggung BPJS," pungkas Suhandri. (elhakim)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar