Kamis, 13 Desember 2018

Diduga Tidak Adanya Pengawasan Dinas PUPR, Proyek Peningkatan Jalan Camplong - Pamolaan Amburadul

Sampang, wartakum.com - Pekerjaan proyek kontruksi peningkatan Jalan Kabupaten di ruas Jalan Camplong-Pamolaan, yang dikerjakan oleh CV Winda Karya (CV. WK) beralamat di Desa Pamolaan, Kecamatan Camplong, belum satu tahun kondisi Jalan Beton sudah retak. Hal ini ada dugaan kurangnya pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) S

Pekerjaan yang bersumber dari APBD 2018 dengan pagu anggaran sebesar Rp.1,6 M, diduga pengerjaanya tidak sesuai ketentuan dengan standar jenis beton K300, sehingga hasil pekerjaannya tidak sempurna (banyak keretakan).

Pantauan Wartakum.com dilapangan, hampir disepanjang Jalan beton 650 meter tersebut terdapat beberapa titik-titik keretakan, padahal baru selesai dikerjakan Dua bulanan lalu.

Sementaran Pejabat Pelaksana Tehnik Kegiatan (PPTK) M Nuzul Wahyudi menyatakan faktor yang membuat keretakan ialah faktor cuaca. "Akibat terjadinya retakan di Rabat Beton itu karena faktor cuaca yang sangat panas, serta kurang siramanya, Beton kan butuh perawatan yaitu harus disiram dengan air apalagi kondisi belum hujan, mungkin retaknya karena faktor cuaca yang telalu panas", alibinya tanpa memperhatikan spesifikasi yang ada.

Wahyudi menambahkan, bahwa pihaknya telah melakukan plotting, agar keretakan segera di perbaiki atau dilem menggunakan semen cair, soalanya pekerjaan yang sudah selesai masih ada masa perawatan. "Dimana kami akan perbaiki semua kerusakan. Untuk keretakan itu tidak ada pengaruhnya terhadap kualitas Ready Mix ", jelasnya.

Sekedar diketahui, bahwa janji PPTK untuk segera memperbaiki, sampai berita ini diturunkan belum ada kenyataan. Hal ini patut diduga pihak yang terkait ada kongkalikong. (ros)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional