Sukabumi, Wartakum.com - "Admitrasi kependudukan sangat lah penting untuk masyarakat bukan hanya menjelang pemilu 2019 saja ,namun untuk kebutuhan lain lain nya .
Pemerintah saat ini menarget kan agar seluruh hak pilih telah memiliki E_KTP agar pemilih tersebut syah dalam persyaratan kependudukan nya, dan akhir tahun 2018 ini sudah harus selesai,namun hal ini sulit di capai karna khusus nya UPTD UPTD kependudukan terbatas dengan sarana nya,seperti yang team media PostNewsTime temukan di lapangan ,per UPTD hanya memiliki satu peralatan rekam dan satu UPTD untuk melayani beberapa kecamatan, sementara untuk menjalan kan program dan Target tersebut rasa nya sulit untuk di laksanakan.
"kita menggunakan sistem jemput bola namun sampai saat ini tidak mencapai target,karna saat kita gunakan sistem jemput bola di satu daerah maka kantor UPTD tempat seharian kita kerja pasti nya tidak dapat kita layani sebab alat kita hanya satu, kami berharap pemerintah daerah atau pusat dapat memperhatikan permasalahan ini," ungkap salah satu kepala wilayah UPTD yang berada di kab sukabumi.Sabtu.
"Selain dari masalah peralatan juga kita pun berharap perubahan sistem tentang tanda tangan basah yang harus di laksanakan, permasalahan nya adalah kalau menggunakan tanda tangan basah ini akan menghambat proses kita membantu masyarakat, contoh saat masyarakat yang belum memiliki Kartu Keluarga dan mereka membutuhkan untuk perlengkapan data ke Rumah Sakit jelas ini akan menghambat kebutuhan masyarakat karna kita harus ke dinas catatan Sipil yang berlokasi di cisaat ,sementara jarak dari UPTD ke dinas sangat jauh memakan waktu kurang lebih Ber jam jam, bukan kah ini menjadi permasalahan," papar nya.
"kami berharap sistem ini dapat di rubah agar proses pelayanan kemasyarakat dapat kita jalan kan secepat nya,dan tentang sarana kami berharap pemerintah daerah atau pusat dapat memperhatikan , karna kantor tempat kami kerjapun saat ini belum kami miliki," jelas nya.
Hal ini dapat kita lihat di lapangan kebenaran nya,sehingga pemerintah Daerah atau pusat perlu memberikan tambahan Fasilitas Sarana dan juga merubah sistem agar tidak menjadi sebuah hambatan untuk pelayanan admitrasi masyarakat. (HERIYADI)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar