Senin, 27 Agustus 2018

Peringati HUT Kemerdekaan RI, SMPN 1 Pasirian Tampilkan Tari Kolosal

Lumajang,
 Wartakum.com - Dalam rangka memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 73 Tahun Pemerintah Kecamatan Pasirian, Lumajang mengadakan karnaval Spektakuler, Minggu (26/8/2018).

SMPN 1 Pasirian menampilkan sebuah pawai budaya lokal, yaitu tari kolosal "MAESO SURO". Tarian ini menggambarkan seorang putri bernama Den  Ayu Gadung Melati yang sedang menunggu Dayang-dayang yang berada di wilayah Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang, dengan maksud untuk melakukan pemendaman kepala sapi pada bulan Suro. Sampai saat ini budaya tersebut tetap dilakukan oleh masyarakat Desa Sumbermujur.

Penanaman atau pemendaman kepala sapi yang dilakukan warga merupakan penggambaran untuk mendapatkan kekuatan ghoib dari Yang Maha Esa, diberikan waskito atau isyarat atas  keselamatan kehidupan di lereng Gunung Semeru termasuk bahaya gunung yang masih aktif. Selain itu, rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya air bersih serta hasil bumi seperti padi bahkan juga dijadikan permohonan agar masyarakat di jauhkan dari segala bencana terutama dari bencana erupsi gunung Semeru.

Tarian ini disuguhkan oleh Pelajar SMPN 1 Pasirian kepada masyarakat, agar dikenal bahwa seni budaya lokal Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang di letakan di Hutan Bambu  yang biasa disebut istana monyet dan istana Kalong dapat dijadikan cikal bakal budaya lokal dan menarik wisatawan mancanegara.

Gus Agung salah satu pemirsa tarian yang dilakukan oleh Pelajar SMP  ini sangat mengapresiasi atau penilaian positif untuk menyuarakan tarian kolosal MAESO SURO, utamanya pada tarian yang menggambarkan acara Ritualnya.

"Saya menilai sangat positif atas tarian ini, yang ditampilkan oleh siswa siswi SMP Negeri 1 Pasirian yang dipimpin oleh bapak Waniran. Begitu nampak semangat dan optimis baik gerak tarianya bagitu menjiwai." singkatnya.

Sebagai juara pertama dari SMA Negeri Pasirian, sedangkan juara 2 diraih oleh SMP Negeri 1 Pasirian khusus bagi peserta pelajar. (Woko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional