Rabu, 09 Mei 2018

Akhiri Giat Operasi Patuh Semeru 2018 Dengan Temuan Sejumlah Pelanggaran


Probolinggo, Wartakum.com -
Selama  pelaksanaan giat operasi patuh semeru 2018 yang berlangsung beberapa pekan ini, jajaran Satlantas Polres Probolinggo kota melakukan sejumlah  terobosan, mulai sosialisasi akan program operasi patuh semeru disejumlah lembaga pendidikan, tempat ibadah hingga ke lingkungan komunitas tertentu. 

Namun satuan ini juga fokus pada penertiban di sepanjang ruas jalan di titik tertentu di wilayah hukum Polres Probolinggo kota. Seperti yang terpantau dalam gelaran operasi penertiban di kecamatan Mayangan kota ini, tepatnya di samping Polsek Mayangan kota Probolinggo, Rabu (9/5).

Dalam kegiatan razia terhadap pengendara kendaraan bermotor tersebut, Satlantas berhasil menjaring sejumlah pelanggar yang tidak mematuhi ketentuan dalam berlalu lintas.

Operasi yang dipimpin langsung Kasatlantas AKP Alpo Gohan serta Kanit Patroli Ipda bambang H dan didukung oleh sejumlah anggota, secara detail memeriksa kelengkapan setiap pengendara yang melintas di areal tersebut.

Pantauan WartaKum dilapangan, rata-rata bentuk pelanggaran pada giat operasi ini tidak patuhnya pengendara dalam menggunakan helm dan tidak bisa menunjukkan SIM (Surat Ijin Mengemudi) serta STNK.  Seperti yang ditunjukkan pengendara kendaraan roda tiga (R3) yang tidak memakai helm.  Kemudian ada kendaraan jenis PickUp yang bermuatan melebihi ketentuan serta pelanggaran dari pengemudi kendaraan jenis station yang tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK. Untuk pelanggaran yang kami temukan, dengan tegas kami mengambil langkah tilang.Ujar Ipda bambang H.

Ada hal menarik ketika satuan ini menemukan seorang pengendara yang tergolong masih dibawah umur yang mengendarai kendaraan roda dua dan ironisnya, bocah tersebut membonceng adiknya yang berumur 3 tahun. Setelah dihentikan, anak yang duduk dibangku kelas 1 SMP ini langsung panik dan menangis.

Sementara AKP Alpo Gohan selaku Kasatlantas Polres Probolinggo yang diminta komentar terkait giat operasi ini, mengatakan bahwa giat operasi ini merupakan satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan oleh satuannya. Kita secara intens melakukan giat penertiban hampir setiap hari sejumlah titik didalam kota Probolinggo. Kebetulan saat ini berbarengan dengan giat Operasi Patuh Semeru 2018 dan secara khusus kami membidik titik tertentu yang rawan pelanggaran.Ujar Alpo Gohan.

Disinggung menyangkut pengendara yang terbilang masih dibawah umur, secara tegas Kasatlantas tetap akan mengambil tindakan dengan cara memanggil orang tua si anak. Apapun alasannya, anak dibawah umur tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor karena sangat rentan akan kecelakaan. Untuk itu kami meminta kesadaran para  orang tua untuk melarang anak yang masih dibawah umur mengendarai kendaraan bermotor.tegas Kasatlantas. (Rul/Sen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional