Rabu, 07 Maret 2018

Hari ke-3 Ops Kasatlantas Polresta Probolinggo Sambang Sekolah


Probolingho, wartakum.com - Memasuki hari ke-3 operasi Keselamatan Semeru 2018, Satlantas Polres Probolinggo Kota mengintensifkan tindakan Kepolisian pola preemtif, preventif maupun represif berupa penegakan hukum bidang lalu lintas.

Kasatlantas AKP Alpo Gohan bersama beberapa anggotanya, sejak pagi hari sudah menyambangi ke sekolah-sekolah di kota Probolinggo, salah satunya adalah SD Negeri Sukabumi 4 dan 5 yang berlokasi di jalan Seokarno Hatta, Rabu (07/02/2018).

Di sekolah tersebut, AKP Alpo menyebrangkan siswa dan memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas. Dialog ringan pun tercipta di dalam kelas. Siswa nampak antusias bertanya berbagai hal terkait kelalulintasan.

"Adik-adik sekalian jangan lupa pakai helm saat berangkat ke sekolah dan berboncengan. Jangan mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur dan tidak memiliki SIM," pesan Kasat Lantas.

Selain itu, jajaran Satlantas Polres  Probolinggo Kota juga menggelar sosialisasi keselamatan berlalulintas dengan sasaran para awak maupun kru angkutan umum di terminal bus Bayuangga.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Alpo Gohan membagikan brosur keselamatan berkendara dan berupaya menyentuh para pengemudi angkutan umum agar mentaati peraturan lalu lintas, mengingat mereka membawa penumpang yang menjadi tanggung jawabnya.

“Ndak usah ngebut, apalagi ugal-ugalan di jalan. Ingat panjenengan membawa penumpang dan harus mengantar mereka sampai ke tujuan dengan selamat” ujarnya.

Kasatlantas AKP Alpo Gohan omenuturkan, pihaknya dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2018 mengedepankan upaya preemtif dan preventif sebagai upaya pencegahan tanpa mengurangi ketegasan menindak pelanggar lalu lintas kasat mata.

”Kita coba membangun kesadaran masyarakat terlebih dahulu melalui upaya-upaya pencegahan. Namun tindakan tegas terhadap pelanggar kasat mata seperti tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu, melawan arus, kendaraan tidak sesuai spektek tetap kami lakukan” jelas AKP Alpo.

Masih kata AKP Alpo, sampai dengan hari ke-3 operasi Keselamatan Semeru 2018, pihaknya masih banyak menemukan pelanggaran dan semuanya ditindak secara tegas.
“Rata-rata tidak menggunakan helm. Sisanya pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM” pungkasnya. (tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional