Minggu, 10 Desember 2017

Tafakur Alam Di Bukit Kukus Hadirkan Guru Besar UNSRI


Muntok, wartakum.com - Masyarakat Peduli Bukit Kukus (MPBK) bekerja sama dengan Rumah Tahfidz Muntok dibawah asuhan H. Sampurno adakan Tafakur Alam di Bukit Kukus, yang menghadirkan Guru Besar Fakultas Kedokteran UNSRI Prof. Dr. dr. H. Yuwono, M.Biomed. Minggu, (10/12/2017)

Selain menjadi guru besar Guru Besar Fakultas Kedokteran UNSRI serta Prof. Dr. dr. H. Yuwono, M.Biomed pemilik Sekolah Alam Palembang,  serta pernah menjadi kepala Puskesmas Muntok dan anak-anak Hafidz Hafidzah dari Muntok yang saat ini sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Wadi Mubarok di Bogor.

Kegiatan berlangsung pukul 06.00 wib  dihadiri oleh ibu-ibu pengajian, anak-anak sekolah dan masyarakat di sekitaran Bukit Kukus juga hadir Ketua DPRD Bangka Barat Hendra Kurniadi dan Alha Agus anggota DPRD Bangka Barat.

Menurut prof. Yu dalam tausiyah singkatnya sangat bangga masih ada masyarakat yang menjaga kelestarian alam seperti Bukit Kukus.

"Bukit adalah aset yang sangat mahal, didalamnya terdapat tumbuhan-tumbuhan yang mampu dijadikan obat" ucap prof. Yu

Tiidak hanya itu prof. Yu sangat mendukung langkah Gubernur Bangka Belitung yang ingin menjadikan Bukit Kukus bagian dari Geoparknya Bangka Belitung, dengan ditunjukan menanam pohon di Bukit Kukus.

"Saya siap berpartisipasi agar perekonomian masyarakat di sekitarnya semakin berkembang" jelas Guru Besar Fakultas Kedokteran UNSRI.

Ketua MPBK, Mailah menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus digalakkan, dengan kegiatan seperti inilah kami mengundang keberkahan Allah untuk hadir di Bukit Kukus.

"Tahun depan kami berencana mengirimkan pengurus koperasi untuk bisa belajar di Sekolah Alam Palembang milik Prof. Yu." ujar Mailah

Ketua MPBK menjelaskan, Tafakur Alam alam ini diakhiri dengan penanaman tanaman buah dan tanaman hutan yang diberikan oleh BPDAS Baturusa Cerucuk, Ketua DPRD dan H. Sampurno.

"Kami sangat terbuka jika ada pihak yang ingin bersedekah pohon di Bukit Kukus, dengan bersedekah pohon Insya Allah akan menjadi amalan yang tidak terputus"  ungkap Mailah. (elhakim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional