Sabtu, 29 Desember 2018

Kawasan Objek Wisata Buangan Cirata Pengunjung Kecewa

Purwakarta Wartakum.com ' Terjadi penurunan pengunjung di saat hari besar maupun hari kerja di kawasan obyek wisata Cirata penurunan pengunjung di karenakan pasilitas imprastruktur menuju kawasan obyek wisata yang tidak nyaman digunakan di pengendara saat mau masuk ke gerbang utama kawasan wisata Cirata itu dan ditambah karcis parkir masuk ke kawasan obyek wisata terbilang mahal di kenakan untuk kendaraan roda empat Rp.10.000  rupiah sungguh sangat memberatkan bagi para pengunjung.

Selain itu para penjual kuliner khusus bakar ikanpun otomatis derastis menurun di karenakan adanya karcis parkir di pintu gerbang utama yg cukup mahal sementara pasilitas jalan menuju lokasi kawasan obyek wisata sendiri seperti bukan masuk ke kawasan obyek wisata melainkan seperti mau ikutan ouprut karna kendaraan yang melintassi ke kawasan obyek wisata itu sering kali tergelincir bagi kami sebagai pengunjung tidak masalah bayar tiket masuk mahal juga asal memuaskan hati para pengunjung yang membawa kendaraan yang masuk ke kawasan obyek wisata buangan Cirata itu menurut beberapa pengunjung saat di konfirmasi New Wartakum 29-12-2018 mengeluhkan

Dan apa lagi kawasan obyek wisata Cirata ini sempat piral masalah oknum parkir liar Tempo hari yang berdampak di kawasan obyek wisata Cirata mengalami penurunan pengunjung, dan bukan hanya dampak dari parkir liar saja tetapi debit air di bendungan Cirata mengalami sedikit kekeringan yg mengakibatkan keindahan objek wisata di Cirata itu tidak terlihat indah nyaman dan yang kelihatan sekarang malah seperti rawa yang di selimuti rumput eceng gondok orang orang menyebutnya

Para pedagang di kawasan obyek wisata Cirata mengalami sedikit penurunan pengunjungnya yang rata rata para pedagang mengeluhkan dikarenakan mengalami kerugian yang cukup lumayan ujar salah satu pengurus kuliner di kawasan obyek wisata Cirata Jawa barat kepada wartawan New Wartakum saat di konfirmasi.

Menurut beberapa pedagang kuliner d kawasan wisata mengatakan penurunan pendapatan yang pertama ketidak nyamanan para pengunjung di mulai dari imprastruktur jalan dan tiket masuk pun terhitung mahal yang mengakibatkan pada pedagang kuliner di kawasan obyek wisata itu banyak yang gulung tikar apalagi sekarang pajak yang harus di bayar ke kas desa naiknya 10 x lipat sementara imprastruktur tidak kunjung di benahi gimana mau maju usaha seperti ini dan gimana mau banyak pengunjung jika pasilitas objek wisata imprastruktur nya seperti mau masuk kampung yang jalan nya batu belah di campuri tanah dan itulah penyebab nya kami sebagai penjual di kawasan obyek wisata mengeluhkan

Harapan kami sebagai para pedagang dan para pengunjung di kawasan obyek wisata Cirata ini pengen seperti tahun-tahun kebelakang dan kalau bisa pasilitas jalan menuju ke kawasan obyek wisata tolong di perbaiki biar para pengunjung yang datang membawa kendaraan nyaman itu harapan kami dan para pedagang kuliner di kawasan obyek wisata Cirata ini menjelaskan kan. (JJG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional