Selasa, 20 November 2018

Disinyalir Tidak Becus Tangani Kasus, Kejari Sampang Dituntut Mundur

Kejari Sampang saat menemui pendemo
Sampang, wartakum.com - Ratusan aksi demo yang mengatas namakan Gerakan Tangan-tangan Revolusioner (Gettar) yang diikuti gabungan 14 lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), melakukan aksi di depan Kejaksaan Negeri Sampang Jalan Jaksa Agung Suprapto Sampang.

Aksi yang dilakukan 14 LSM ini, menuntut Kejari Sampang Dr. Setyo Utomo, SH M. HUM M.KN mundur dari jabatannya, pasalnya dinilai tidak mengusut tuntas seluruh kasus dengan tranparan, dan tidak menindak para terduga tindak pidana korupsi secara proporsional.

"Banyaknya kasus yang tidak selesai, dimana harus dipertanyakan kinerja dan Tupoksi Kejaksaan Negeri Sampang yang selama ini terkesan tidak tuntas dalam menangani kasus diwilayah Sampang", ujar korlap aksi, Rabu (21/11/2018).

Kasus yang belum selesai diantaranya : Kasus PT. SMP, hilangnya aset Daerah senilai 650 M, Dana Kapitasi JKM, Kasus Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) Tahun 2018 di Desa Dulang Kec. Torjun, Kasus listrik Desa (Lisdes) senilai 12 M Tahun 2007 sampai 2008 yang dihentikan kasusnya oleh Kejaksaan Negeri Sampang dikarenakan tidak cukup bukti.

Sementara di sela-sela aksi Kejari Sampang Dr. Setyo Utomo, SH, M.HUM, M.KN turun ditengah aksi menjelaskan terkait lima tuntutan aksi. "Untuk Kasus PT SMP saya belum menjabat di Kejaksaan, sementaran kasus itu yang saya baca sudah dihentikan (SP3), dan saya tidak mengusai semua detail kasus, kalau tidak mengetahui saya tidak akan menjawab", jelasnya.

Ditambahkan Setyo, untuk masalah listrik Desa, pihaknya akan usus tuntas, "saya mendengar kabar dari kuping kanan dan kiri, bahwa pelapor juga akan disuap uang senilai 300 juta, langkah yang saya lakukan selama satu Tahun ini adalah seluruh kegiatan laporan dalam waktu satu sampai dua hari saya akan tindak lanjuti dengan cara langsung terjung kelapangan", tandasnya.

Masih Setyo, sambil menunjuk keposter di depan Kantor Kejaksaan Sampang Kepala kejaksaan Sampang mengatan, 2019 akan bikin sampang seperti Poster bertuliskan "Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK)".

Jawaban yang diberikan Kepala Kejaksaan Negeri Sampang ternyata belum bisa memuaskan para pendemo, akhirnya dengan memendam kekecewaan masa aksi membubarkan diri dengan damai. (Ros)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional