Lumajang Wartakum.com- Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., beraudiensi dengan KINERJA-OGP (Open Government Partnership) dan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) yang didampingi oleh perwakilan
Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Lumajang, di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (25/10/2018).
Bunda Indah menyampaikan bahwa program Pemerintah Kabupaten saat ini ingin mengurangi beban hidup masyarakat, melalui beberapa program, diantaranya, menggratiskan SPP dan seragam sekolah, ibu melahirkan gratis, kepengurusan administrasi kependudukan secara cepat dan lain-lain.
Bunda Indah ingin masyarakat merasa puas dengan pelayanan yang diberikan pemerintah. "Saya puas kalau masyarakat merasa puas," ujarnya.
Ia berharap, sinergitas Pemerintah dan Kinerja- OGP serta KOMPAK dapat melahirkan ide-ide positif untuk memecahkan permasalahan di Kabupaten Lumajang. "Banyak hal yang sudah dilakukan KOMPAK dan Kinerja-OGP dalam membantu program pemerintah. Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan kita tetap bersinergi dan mencari solusi bersama memecahkan masalah yang ada," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Budaya Bappeda, Endhi Setyo A., yang mendampingi kedua lembaga tersebut menyampaikan, kedua lembaga itu sudah banyak membantu Bappeda Kab. Lumajang dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pengurangan kemiskinan naupun penurunan angka pernikahan dini.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang memiliki target untuk menurunkan angka kemiskinan hingga satu digit. "Target kami nantinya kemiskinan single digit. Kami butuh support KOMPAK dan Kinerja-OGP, " jelasnya.
Di pihak lain, Dina Limanto (KINERJA-OGP) menjelaskan Program Kinerja OGP berfokus pada penurunan angka pernikahan dini dan kenakalan remaja. Oleh karena itu, untuk melaksanakan program tersebut, OGP membuat rancangan dashboard menekan angka pernikahan anak. "Dashbord tersebut diharapkan nanti para pengambil kebijakan mendapatkan data real untuk melahirkan kebijakan yang tepat mendukung penurunan angka pernikahan dini," ungkapnya.
Sementara itu, Tyas Budi "Bob" (KOMPAK) menjelaskan KOMPAK mendukung pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan, bagaimana masyarakat miskin dan rentan memiliki manfaat dari pelayanan dasar yang diberikan pemerintah.
"Nantinya kami berharap dapat membantu ibu (Wabup, red.) untuk sekitar 5 program nyata, kami akan bantu yang bersinergi dengan kami," pungkasnya (woko)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar