Selain menyalurkan
Superqurban, kami juga akan membuka dapur umum bersama warga di Dusun
Mentareng, Desa Obel Obel, Kec. Sambelia Lombok Timur. Insya Allah kami akan
meyediakan kurang lebih 250 porsi makan setiap harinya bagi para korban,” ujar
Nurmansyah, Relawan Rumah Zakat.
Nurman menambahkan, fokus
utama bantuan dari Rumah Zakat adalah pencarian, penyelamatan, dan pemenuhan
kebutuhan dasar bagi para korban. Adapun kebutuhan mendesak saat ini bagi
korban adalah tenaga medis, air bersih, bahan makanan, selimut, tikar, tenda,
makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya.
Berdasarkan data dari BNBP
(Badan Nasional Penanggulangan Bencana), hingga Senin dini hari (6/8) tercatat
82 orang meninggal dunia. Selain itu, gempa tersebut berdampak pada ribuan
rumah warga dan fasilitas umum rusak, serta ratusan warga luka-luka.
Lokasi terparah akibat gempa
tersebut berada di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram.
Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. (**)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar