Surabaya, Wartakum.com - Komitmen pengembangan usaha syariah di Jatim saat
ini sedang dilakukan percepatan spin off Unit Usaha Syariah/UUS Bank Jatim
menjadi Bank Umum Syariah/BUS. Wakil
Presiden RI HM. Jusuf Kalla dalam kesempatan ini mengajak para santri untuk
mulai usaha dengan cara berdagang.
Menurutnya, berdagang
merupakan cara yang halal, dan sesuai ajaran sunah rosul.
“Kelemahan umat islam
Indonesia adalah di bidang ekonomi khususnya dalam hal perdagangan. Padahal
pada ajaran Islam dikatakan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki berasal dari
perdagangan,” ungkap Wapres Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK.
Wapres JK menjelaskan, lewat
kegiatan ISEF yang sudah keempat kalinya ini diharapkan bisa memberi semangat
untuk memulai usaha dengan cara yang benar dan syar’i. Oleh sebab itu, dalam
mengukur kemajuan ekonomi bukan hanya melihat angkanya namun juga sistemnya
yang halal. “Konsep syariah ini tidak serumit yang kita bayangkan, selama
yang dijual tidak haram dan tidak riba maka semua itu halal,” imbuhnya.
Wapres JK berharap, festival
ini bisa memberi manfaat dalam mewujudkan keadlian dan kemakmuran bagi bangsa,
dan sebagai bentuk menjalankan perintah sesuai tuntunan Tuhan YME. “Mari kita
semua menyambut festival ini dengan semangat untuk mulai berdagang. Karena
jangan sampai semangat ISEF hanya dibicarakan saja tanpa ada bukti nyata,”
tukasnya.
Turut hadir Gubernur Bank
Indonesia Agus D.W Martowardojo, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin,
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI Bambang Brojonegoro, Ketua Dewan
Komosioner OJK Wimboh Santoso, serta pejabat, akedemisi, dan Praktisi Ekonomi
Islam Internasional. (Humasprovjatim/dwi/sen)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar