Jumat, 24 November 2017

Supriyadi Jamhir: Sebaiknya Berita Disampaikan Dengan Pedoman KEJ

Supriyadi Jamhir
Toboali,wartakum.com - Peran media sebagai salah satu pilar ke-empat  demokrasi, belakangan ini kerap mendapatkan ujian.

Dalam contoh terbaru, terkait masalah pemberitaan yang dilakukan oleh salah satu media online di wilayah Bangka Selatan, dengan asumsi demikian, maka redaksi wartakum.com coba menjembatani silang sengkarut masalah tadi.

Dan, hari ini, Jumat siang, (24/11), melalui sambungan seluler, salah satu tokoh masyarakat Bangka Selatan, Supriyadi Jamhir - atau biasa disapa Bang Ali - ikut urun pendapat terkait timbulnya polemik tersebut.

Menurutnya, dalam hal ini sejatinya tidak ada yang bisa mengklaim sebagai pihak yang paling benar atau dituding biang kesalahan, karena masalahnya adalah soal literasi media yang disampaikan.

"Iya menurutku, baik media tersebut atau narasumber yang menyampaikan data, besok-besok bisa lebih teliti lagi. Dalam contoh, narsum tersebut juga harus memaparkan hasil penelitiannya secara ilmiah dengan data yang akurat, sementara dari pihak media, ada baiknya menyajikan berita ke masyarakat tetap berpedoman pada KEJ (Kode Etik Jurnalistik), yang memuat azas cover both atau berimbang," urai Supriyadi.

Selanjutnya, Ia menambahkan, bahwa dalam bentuknya yang paling sederhana, pihak media ataupun narasumber, disarankan untuk segera mengkarifikasi judul serta isi berita tersebut, jika dinilai bisa memicu eskalasi emosi massa.

"Ya tapi tentunya kan, tetap mengedepankan segi aturan, maksudnya begini, jika ada perubahan judul atau isi berita, harus tetap dimuat ulang bahwa itu dilakukan berdasarkan aturan apa, dasar pijakannya apa," imbuhnya lagi.

Yang terakhir, Supriyadi juga turut mengapresiasi respons yang ditunjukkan masyarakat Bangka Selatan dengan adanya kasus pemuatan berita sepihak tersebut.

" Kalo aku pribadi lebih setuju konflik ini diselesaikan melalui dewan pers, namun jika mereka (kawan-kawan), masih melanjutkan kasus ini, ya itu sebagai salah satu hak berdemokrasi dari masyarakat," tandasnya. (elhakim).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional