Toboali, wartakum.com - Banyak situs atau peninggalan sejarah yang berserakan di Provinsi Bangka Belitung, salah satunya adalah, Benteng Toboali, sebuah benteng peninggalan kompeni di ujung selatan Provinsi ini, tepatnya di Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.
Sebagai pelengkap informasi, benteng Toboali berdasarkan data di denah yang dirilis oleh kearsipan Nasional Kerajaan Belanda, dinyatakan dibangun mulai tahun 1825. Dan berlokasi di Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali,Kabupaten Bangka Selatan, dan memang terletak strategis di bibir pantai.
Benteng ini terletak di sebuah bukit kecil yang menghadap langsung ke pantai, dengan ketinggian 18 meter diatas permukaan laut.
Disini, wisatawan dapat memanjakan diri dengan pemandangan yang sangat indah, angin semilir sepoi-sepoi untuk melepas kepenatan sehari-hari., dan tentunya lokasi ciamik bagi para penggila selfie.
Wartakum sendiri berkesempatan mengunjungi situs sejarah bernilai tinggi tersebut pada Minggu kemarin, 26/11. Dan langsung disuguhi panorama pantai yang terbilang indah, lokasi epik dengan bangunan arsitektur kuno, namun sayangnya Benteng Toboali tersebut dalam kondisi terbengkalai.
Salah satu Wisatawan Lokal yang sempat ditemui wartakum, dilokasi wisata itu, John, asal kota Bandung, menyatakan keheranannya atas perlakuan Pemerintah setempat. Mengingat sebenarnya situs ini sangat memiliki daya jual untuk destinasi wisata unggulan dan berpotensi untuk pemasukan pendapatan daerah.
"Iya sayang dibiarkan tidak terawat seperti sekarang, harusnya pemerintah setempat lebih perduli pada situs ini. Kan bisa buat pemasukan pajak daerah," katanya.
Masih menurutnya, jika pemerintahan setempat, ada atensi untuk merawat peninggalan sejarah dari abad 19 tersebut, bukan tidak mungkin nama Toboali pun akan sejajar dengan Benteng Fort Marlborough di Bengkulu misalnya.
"Besar potensi wisata disini pak, tapi ya itu tadi harus dirawat dengan serius untuk lokasi Benteng Toboali ini," timpalnya lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan, Haris, saat dihubungi wartakum, menjelaskan perihal pengelolaan lokasi wisata tersebut, yang dikatakannya, bahwa statusnya merupakan benda cagar budaya sudah ditetapkan secara nasional.
"Iya mas, terima kasih sudah berkunjung ke Benteng Toboali, jadi begini, pengelolaan dikelola oleh pemerintah pusat melalui UPT Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, yang berkantor di Provinsi Jambi," tukasnya.
Dilanjutkan oleh Haris, pihaknya juga tidak berdiam diri dengan adanya potensi wisata yang terletak di dalam wilayahnya tersebut. Dan coba menghidupkan dengan event-event yang digagas oleh jajaran Dinas Pariwisata Bangka Selatan.
"Jadi karena tidak dikelola oleh Pemkab, bukan berarti kami biarkan aja, ada juga event seperti Toboali On Fire kemarin, yang mengambil sesi foto disini," ucap dia. (Elhakim)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar