Kamis, 08 November 2018

JALAN URANGGANTUNG JARIT SEPI ARMADA PASIR

Lumajan, Wartakum.com - Masyarakat uranggantung gembira sementara ini, musim hujan yang menyebabkan menaiknya volume banjir lahar dingin menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat jarit. Karena legangnya armada pasir menuju pertambangan yang melewati jarit menuju tambang jugosari terlihat sepi. Sehingga tingkat kemacetan lalin dan polusi udara (debu) diwilayah sekitar jalan tersebut mulai sedikit tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang melewati jalan setempat. (8/11/18)

Tirap, selaku masyarakat Jarit merasa senang dengan keadaan sementara ini. Jalan yang rusak dan berdebu saat ini berganti menjadi licin, karena bekas timbunan pasir yang dilakukan oleh pelaku  portal banyak mengandung tanah. Di musim hujan juga akan berisiko bagi pengendara sepeda motor dan anak-anak yang mau berangkat sekolah dan pulang sekolah.

"Sekarag truck pasiran mulai sepi pak, hanya beberapa truck, mungkin karena banjir,Truck nggak bisa masuk ke pertambangan, dan masyarakat termasuk saya, sedikit lega ketika ngantar dan jemput anak ke sekolah tidak terhambat" ucapnya.

Jarit uranggantung menuju pertambangan jugosari dinilai menjadi aktivitas rutin angkutan armada pasir. Bahkan cenderung macet dan terganggunya sebagian besar aktivitas masyarakat.

Dengan  demikian pemerintah daerah  telah berjanji menganggarkan untuk pengecoran jalan setempat di awal tahun 2019 ini. Namun  masyarakat berharap untuk terus diperhatikan dan segera direalisasikan demi keamanan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

"Kami berharap pemerintah daerah menepati janjinya, sesuai apa yang pernah di janjikan dalam kampanye." pungkasnya.

Tidak jauh beda, seperti yang disampaikan Mujer, salah satu tokoh pemuda juga turut ikut senang dengan adanya sepinya jalan munujuh tambang Jugosari.
"Dengan keadaan Legang ini, rakyat Jarit urangnggantung merasa nyaman dan tenang. Begini inilah yang diharapkan rakyat Jarit termasuk saya mas."akhirnya (woko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional