Sabtu, 27 Oktober 2018

Wabub Lumajang Penuhi Janji Politiknya

Lumajang, Wartakum.com -  Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M. Si., menegaskan, bahwa pihaknya akan memenuhi semua janji politiknya. Hal itu, disampaikannya saat menghadiri acara Pengobatan gratis dan santunan Dhuafa serta yatim piatu, di Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, Sabtu (27/10/18).

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sombo, Samad, mengatakan, "Bansos berupa pengobatan gratis itu di selenggarakan oleh RS Islam Lumajang.  Beberapa bantuan juga disalurkan melalu Ikatan Alumni Haji dan Umroh Surabaya", terangnya.

Perlu diketahui, bahwa masyarakat yang mengikuti acara tersebut tercatat kurang lebih 236 orang.

Sementara itu, Bunda Indah menjelaskan mengenai janji janji politik saat kampanye dulu.  Bunda Indah menegaskan, "Saya akan memenuhi janji janji saya saat kampanye. Saat ini yang terealisasi adalah ibu melahirkan gratis yang bisa dinikmati oleh masyarakat,"  tandasnya.

"Sedangkan untuk program - program lainnya akan segera terealisasi pada 2019 nanti, seperti SPP gratis dan seragam gratis," imbuhnya.

Mengenai program ibu melahirkan gratis, kedepan Bunda Indah akan berkoordinasi dengan bidan - bidan yang ada di kabupaten Lumajang untuk merealisasikannya. "Khususnya di Desa Sombo ini, dikarenakan  jauh dari Rumah sakit dan Puskesmas," ujarnya.

Wabup juga menyinggung terkait kondisi jalan yang masih rusak dan belum teraspal di Desa Sombo.  Itu sebabnya, orang nomor dua di Lumajang ini berjanji akan menganggarkan pengadaan perbaikan jalan yang masih belum teraspal di wilayah tersebut.

Sementara Direktur RS Islam Lumajang dr. R. Elyunar Dwi Nigroho, MMRS., menyampaikan, bahwa tujuan diselenggarakannya pengobatan gratis tersebut untuk membantu program pemerintah, khususnya menciptakan masyarakat Lumajang yang sehat.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Usai seremonial, Bunda Indah menyempatkan diri untuk menjenguk seorang  balita yang mengidap penyakit atresia ani (tidak punya anus). Balita tersebut, adalah Asraffi qulana (1 th) asal Desa Sombo.

Recananya, Asraffi akan segera dikirim ke RS Jember untuk menjalani pengobatan. Penegasan itu, disampaikan Kepala Puskesmas Gucialit, dr. Irma Rifiyanti.

Bunda Indah meminta kepada pihak terkait, untuk mengajukan surat, sehingga akomadasi bantuan untuk biaya administrasi melalui Dinsos segera dilaksanakan.  "Asraffi sesegera mungkin dapat menjalani pengobatan di rumah sakit Jember," ujarnya. (woko)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional