JATIM, WARTAKUM.COM - Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo siap mendukung pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda/LATSITARDA XXXIX Tahun 2019 yang rencananya akan dilaksanakan di beberapa kabupaten di Jatim. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Danjen Akademi TNI di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (9/8).
Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim ini mengatakan, pelaksanaan LATSITARDA ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan. Selain itu, dengan melihat para taruna taruni yang terjun langsung ke masyarakat, diharapkan dapat mendorong motivasi dan semangat anak-anak muda di daerah untuk masuk TNI/Polri dan memperkuat rasa nasionalisme.
“Ini sekaligus menggambarkan bahwa masyarakat Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, yang kuncinya adalah persatuan dan kesatuan,” katanya.
Menurut Pakde Karwo, kegiatan LATSITARDA ini juga menjadi bagian dari pendidikan mendasar para taruna tingkat akhir baik dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Kepolisian (Akpol) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam terjun langsung membantu masyarakat di daerah.
“Ini penting sebagai bagian dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Kegiatan ini, lanjutnya, juga menjadi bagian dalam mendidik para calon pemimpin masa depan untuk memahami betul kultur yang ada di masyarakat, termasuk soal leadership. Dimana di Jatim terdapat empat kultur atau budaya, yakni Mataraman sebanyak 45 persen, Madura sebanyak 30 persen, Arek sebanyak 20 persen dan Osing sebanyak lima persen.
“Masyarakat di setiap kultur ini berbeda-beda, termasuk tokoh panutannya seperti Mataraman yang tokoh panutannya lebih ke birokrasi kemudian tokoh agama dan tokoh masyarakat,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan LATSITARDA, Pakde Karwo meminta para bupati yang kabupatennya akan dijadikan lokasi LATSITARDA untuk memberikan dukungan. Tidak hanya soal kesiapan pemda, tapi juga lokasi, akomodasi serta dukungan masyarakat.
Nantinya, setiap Bupati akan berkoordinasi dengan jajarannya termasuk dengan Dandim setempat terkait program apa saja yang bisa disinergikan dengan program LATSITARDA. Baik soal pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial atau kemasyarakatan.
“Bila nanti ada masalah, dari dandim bisa dikomunikasikan dengan pangdam dan bupati bisa dikomunikasikan dengan gubernur, sehingga dapat dicari langkah-langkah solusinya,” kata Pakde Karwo.
Turun Langsung Bantu Masyarakat
Sementara itu, Danjen Akademi TNI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, S.Sos mengatakan, setiap tahun seluruh taruna akademi tingkat akhir melaksanakan LATSITARDA. Melalui LATSITARDA, para taruna tingkat IV bisa melakukan sosialisasi dengan masyarakat dan membantu daerah-daerah sesuai kebutuhan.
Rencananya, LATSITARDA tahun 2019 mendatang akan diselenggarakan di Provinsi Jatim meliputi empat kabupaten yakni Kab. Jember, Kab. Bojonegoro, Kab. Trenggalek dan Kab. Pamekasan.
“LATSITARDA mirip dengan Kuliah Kerja Nyata/KKN bila di kampus umum, jadi taruna turun ke masyarakat, tinggal dengan mereka dan membantu masyarakat misal di daerah tertentu butuh pembangunan jalan, taruna bisa membantu atau nanti beda-beda setiap kabupaten disesuaikan dengan kebutuhan,” katanya.
Melalui LATSITARDA ini, diharapkan para taruna dapat berkolaborasi dengan mahasiswa dan akademi yang lain, serta apa yang dilakukan dapat menyentuh dan bermanfaat kepada masyarakat.
“Untuk itu dalam pertemuan ini kami butuh masukan dari semua termasuk bupati apa yang sekiranya dibutuhkan oleh daerah sehingga nantinya bisa juga dimasukkan dalam program daerah,” katanya.
Ditambahkan, dalam LATSITARDA akan dilakukan berbagai kegiatan seperti karya bakti, bakti sosial, penyuluhan, penanaman nilai juang, hingga pengenalan Akademi TNI, Akpol, dan IPDN.
Turut hadir dalam acara ini Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, Gubernur Akmil, Mayjen TNI Eka Wiharsa, Gubernur AAL, Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito, S.E, M.M, Gubernur AAU, Marsekal Muda TNI Sri Mulyo H, S.I.P, M.A.P, dan Gubernur Akpol, Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. Serta, Bupati dan Dandim Trenggalek, Bupati dan Dandim Jember, Pj. Bupati dan Dandim Pamekasan, Pj. Bupati dan Dandim Bojonegoro, serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (humaspemprovjatim/dewi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar