JAKARTA, Wartakum.com - Forum Rektor Indonesia (FRI) harus mengevaluasi fungsi lembaga pendidikan di perguruan tinggi, apakah lembaga pendidikannya sudah pada posisi yang benar untuk mendidik dan melatih mahasiswa, atau sebaliknya belum sesuai yang diharapkan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat memberikan keynote speech di acara Seminar Kepemimpinan Nasional Cerdas dan Berkarakter yang diselenggarakan oleh FRI di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (11/8).
Para rektor, lanjutnya, juga harus melihat dari sisi keilmuan, apakah ilmu yang diberikan sudah sesuai metode atau belum dan apakah disampaikan dengan cara benar. Apabila sudah sesuai, secara tidak langsung juga akan memberikan semangat bagi para pemimpin.
Oleh sebab itu, evaluasi terhadap fungsi lembaga pendidikan, khususnya kampus menjadi hal penting. “Selain itu, melakukan evaluasi terhadap lembaga pendidikan akan melahirkan mahasiswa dengan lulusan cerdas dan berintegritas, yang didalamnya juga harus ditambah dengan rasa nasionalisme.
“Mahasiswa harus dididik bahwa Indonesia merupakan tanah air dan tumpah darah kita, dan dari basis NKRI dibangun kecerdasan dan integritas,” tegasnya sambil mengatakan pemimpin harus memahami rakyat karena kedaulatan ditangan rakyat.
Menurut Pakde Karwo , demokrasi adalah dipilih langsung, akan tetapi memiliki titik lemah yaitu setiap individu yang memiliki kecerdasan dan integritas serta berkualitas belum tentu dipilih oleh masyarakat sebagai seorang pemimpin. Oleh karena itu, hal wajib dimiliki adalah popular karena berpengaruh terhadap elektabilitas .
“Hal tersebut merupakan tugas dari partai untuk mencari pemimpin yang popular tapi juga memiliki kecerdasan, integritas dan berkualitas,” tambahnya sambil mengatakan masukan dan pemikiran dari insan kampus juga dibutuhkan oleh para pemimpin.
Seminar Kepemimpinan Nasional Cerdas dan Berkarakter diikuti sekitar 100 peserta. Tampak hadir pada kesempatan tersebut adalah Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Setdaprov Jatim. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jatim juga menerima plakat dari Ketua FRI, Pro. Dr. Dwi A. Tin Pulubuhu, MA.(humaspemprovjatim/tra)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar