JATIM, Wartakum.com - Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kab. Malang akan mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat. Keberadaan KEK ini diharapkan menjadi trigger dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan sekitarnya.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat menerima audiensi Bupati Malang, H. Rendra Kresna di Ruang Kerja Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (30/5/2018).
Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim ini menjelaskan, pembangunan KEK di Singosari ini sangat baik terutama dalam mendorong sektor pariwisata. Apalagi, potensi pariwisata di kawasan Malang Raya sangat tinggi. Dari sekitar 58 juta kunjungan wisatawan nusantara ke Jatim tahun 2017 lalu, sebanyak 24 persennya berkunjung ke Malang Raya.
Orang nomor satu di Jatim ini mengakui, pembangunan KEK di suatu wilayah menyebabkan hilangnya penerimaan pajak seperti PPN dan PPnBM. Namun, potensi yang diperoleh dari adanya KEK ini juga lebih banyak, seperti meningkatnya pendapatan masyarakat, meluasnya lapangan pekerjaan, serta pendapatan pajak dari sektor pariwisata.
“Ini prospek sekali, ibaratnya seperti makanan, dimasak apapun pembelinya banyak. Prinsipnya kami senang dan akan support,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Pakde Karwo akan mengajak tim ini untuk beraudiensi dengan Menko Perekonomian selaku Ketua Dewan KEK RI, guna membahas lebih lanjut tentang pembangunan KEK Singosari.
“Nanti kami jadwalkan lagi mungkin sekitar minggu depan menunggu jadwal Pak Menko,” katanya.
Siapkan AMDAL
Sementara itu, Bupati Malang, H. Rendra Kesna menyatakan kesiapan Pemkab Malang untuk mendukung pembangunan KEK Singosari ini. Pihaknya sudah menyiapkan perizinan AMDAL dan menyempurnakan berbagai kajian atau studi kelayakan.
“KEK Singosari ini mendukung tumbuhnya sektor pariwisata, apalagi calon investor sudah banyak yang menunjukkan minatnya,” katanya.
Ia juga menyatakan siap berkoordinasi dengan Menko Perekonomian dan beberapa stake holder tentang pembangunan KEK Singosari ini.
Turut hadir Kepala DPM-PTSP Prov Jatim, Lili Soleh Wartadipradja, Kepala Bappeda Jatim, Budi Setiawan dan Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Jatim, Aries Mukiyono. (humaspemprovjatim/dewi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar