JATIM, WARTAKUM.COM - Jika ingin pemerintahan di Jatim berjalan dengan baik, maka eksekutif dan legislatif harus menjadi kerangka utama dan pertama dalam menyusun setiap program pembangunan di Jatim.
Demikian disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat memberikan sambutan pada acara Buka puasa Bersama DPRD Jatim di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Prov. Jatim di Gedung Dewan Jl. Indrapura, Surabaya, kamis (24/5/2018)
Langkah pertama yang harus dilakukan, lanjutnya, adalah menyamakan frekuensi antara politisi atau legislatif dengan birokrasi atau eksekutif, yang harus selaras dalam menyusun program pembangunan guna terciptanya kesejahteraan dalam masyarakat.
Menurut Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini, pengambilan keputusan yang dilakukan legislatif dan eksekutif di Jatim telah pada posisi yang benar, yakni melibatkan semua pihak terutama masyarakat dalam perumusan kebijakan pembangunan .
"Saya kira legislatif, eksekutif, TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat menempati posisi sangat penting dalam setiap perumusan dan pengambilan keputusan," terangnya.
Ditambahkan, kondisi harmonis antara legislatif dan eksekutif di Jatim telah menciptakan stabilitas yang baik sehingga tidak terjadi faksi-faksi antar partai . "Tidak ada faksi-faksi partai politik selain faksi Jatim. Ini jadi kultur yang baik dan harus dipertahankan, ujarnya. Dengan demikian, kinerja utama DPRD bisa fokus, yakni menciptakan kesejahteraan masyarakat
Gagas Pembangunan dan Kepemimpinan Berkelanjutan
Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Ketua DPRD Prov. Jatim Abdul Halim Iskandar M.Pd menyampaikan gagasannya, yaitu membangun kepemimpinan berkelanjutan. Artinya, Jatim ke depan harus menempatkan mantan mantan gubernur dan bupati pada porsinya, sebagai seseorang yang telah berjasa dan mendharma baktikan hidupnya dalam memimpin pembangunan di daerahnya.
Mantan gubernur, lanjutnya, harus diberi tempat istimewa karena selama pengabdiannya telah memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Sebagai misal Gubernur Pakde Karwo yang selama dua periode telah memberikan banyak hasil pembangunan kepada masyarakat.
"Hasil kerja pimpinan yang baik dari gubernur, bupati harus dapat dipertahankan dan diteruskan serta mencari terobosan baru bagi kesejahteraan. Jika ini bisa menjadi kebijakan, saya yakin Jatim akan menjadi provinsi yang berbeda dengan provinsi provinsi lainnya di Indonesia," tutupnya sambil meminta Komisi A untuk dapat merumuskan dan mengkonkritkan gagasan ini.
Legilslatif dan Eksekutif Jadi Mesin Cetak pahala.
Sementara itu, dalam ceramahnya, ustadz Prof. Ali Aziz mengatakan eksekutif dan legislatif merupakan mesin cetak pahala bagi para pelakunya. Alasannya, kebijakan yang diambil oleh legislatif dan eksekutif memberi dampak bagi perkembangan rakyat. Melalui kebijakan yang diambilnya, lanjut Prof. Ali Aziz, manfaat dinikmati oleh masyarakat Jatim.
Demikian pula, eksekutif yang dinakodai oleh Gubernur Pakde Karwo selama dua periode telah menciptakan kesejukan dan kesejahteraan masyarakat. "Salah satu contohnya, Pakde Karwo membangkitkan semangat madrasah," ujarnya.
Hadir dalam acara buka puasa ini antara lain para pimpinan DPRD Jatim, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rahman dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin. Juga para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemprov. Jatim, rektor di Surabaya, ketua partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, BUMN/BUMD dan organisasi masyarakat. (Humas Pemprov Jatim /nif).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar