Selasa, 24 April 2018

12 Tahun Menderita Kelumpuhan, Arifah Butuh Perhatian dan Bantuan Pengobatan

Arifatul Ika Lestarari

Lumajang, Wartakum.com - Kondisi miris yang selama ini mendera keluarga Minto, Warga RT 06/RW 02 Desa Yosowilangun Lor Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, hingga saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya keluarga yang tercatat sebagai keluarga pra sejahtera ini, harus menanggung beban  mengurus salah satu anaknya yang bernama Arifatul Ika Lestari yang menderita gangguan pembicaraan dan kelumpuhan Selama 12 tahun berjalan.

Pantauan tim investigasi WartaKum terhadap keluarga yang tergolong miskin ini menunjukkan masih kurangnya perhatian pemerintah utamanya pemerintah dimana keluarga ini berdomisili. Minto yang hanya sebagai pekerja serabutan dan sang istri Khusnul Khotimah fokus mengurus rumah tangga ini mempunyai 4 orang anak dan Arifatul Ika Lestari merupakan anak ke 4 dari pasangan tersebut.

“Kami kurang mampu dan selama ini berupaya mencari jalan akan kesembuhan Sinta (sapaan Arifatul Ika Lestari), Namun keterbatasan yang kami alami, sehingga kami tidak sepenuhnya bisa memperhatikan dia. Beruntung saja kami hanya mampu makan setiap harinya.”Ujar Minto saat ditemui dirumahnya.
Terkait tempat tinggal yang saat ini didiami oleh keluarga tersebur, menurut Minto, tanahnya milik salah satu warga yang iba melihat kondisinya, sehingga keluarga ini diberi ijin untuk menempati sebidang tanah guna didirikan rumah. “Tanah dari rumah ini masih numpang milik warga.”ungkap Minto datar.

Ironisnya hingga saat ini, pihak Pemerintah baik dari Desa, Kecamatan sampai Pemkab Lumajang melalui Dinas Sosial (Dinsos) belum pernah secara khusus mendatangi keluarga tersebut guna memberi perhatian berupa bantuan. “selama ini belum pernah didatangi pemerintah.”Ujar Minto dengan lugunya.

Menurut sumber yang digali dari warga sekitar kediamana keluarga miskin ini, sebenarnya telah banyak pihak yang mengatakan akan membantu mengurus keperluan keluarga ini yang arahnya akan mendapatkan bantuan. “Sudah sering mas, keluarga ini diberi harapan akan diberi bantuan, mulai dari RT, RT hingga perangkat desa dan oknum salah satu lembaga swadaya masyarakat, namun semua hanya omong saja tanpa ada realisasinya. Untuk itu dengan tulisan ini, kami berharap pihak pemerintah kabupaten akan respon terhadap penderitaan warga ini dan memberi bantuan yang dibutuhkan.”Ujar salah satu tetangga yang minta namanya tidak dipublikasikan. 

“Kenyataan masih adanya keluarga miskin yang minim perhatian dari pihak terkait menyangkut kesejahteraanya, ini merupakan pekerjaan rumah dari pemerintah untuk segera memperhatikan secara serius.”kata Syaiful Yasin SH, seorang pemerhati kinerja pemerintahan di Kabupaten Lumajang seperti disampaikan pada wartawan media ini.  (Rul/Sf)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional