Probolinggo, wartakum.com - Puluhan anggota Satlantas Polres Probolinggo melaksanakan razia kendaraan umum di Pos Pantau Banjarsawah Kecamatan Tegalsiwalan, Minggu (11/2).
Selain memeriksa kelangkapan kendaraan bermotor, Satlantas juga memberikan himbauan kepada pengemudi dan penumpang bus. Tujuannya sebagai tindak lanjut pencegahan kecelakaan bus pariwisata di Subang yang menewaskan 28 penumpang tidak terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Kanit Dikyasa Ipda Agus Supriyanto menjelaskan bahwa, razia yang dilakukan sebagai kegiatan rutin guna mengantisipasi maraknya pelanggaran lalu lintas. Selain itu juga memberikan arahan kepada pengemudi bus dan kendaraan umum.
"Tentu kita harus jaga, agar jangan kejadian itu terulang," katanya.
Ipda Agus menambahkan, tujuan pemeriksaan kendaraan sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Ia berharap pengawasan kendaraan di jalan mendapatkan dukungan dari masyarakat dengan melaporkan jika ada kendaraan yang membahayakan.
"Sekarang masyarakat bisa langsung mengingatkan sopir agar jangan ugal-ugalan," katanya.
Pada razia kali ini berhasil mengamankan 15 kendaraan roda dua, 8 kendaraan roda empat. Selain itu, Pelanggaran STNK cukup banyak yakni sebanyak 69 pelanggaran dan SIM sebanyak 2 pelanggaran.
“Total 94 tilang dan 10 teguran yang telah kami lakukan,” ujar Kanit Regident Ipda Guruh Yudi Setiawan.
Ipda Guruh berharap, pasca razia ini kesadaran masyarakat dalam berkendara dapat semakin meningkat.
"Pelanggaran kendaraan roda dua umumnya tidak menggunakan helm, lawan arah, berboncengan tiga orang lebih dan tidak membawa atau memiliki surat yang lengkap. Kemudian knalpot racing dan atribut lainnya yang tidak standar kendaraan akan tindak," ujarnya.
Selain sebagai bentuk penindakan terhadap pelanggar selama razia, kendaraan tersebut diamankan polisi untuk mengantisipasi peredaran kendaraan hasil curian di wilayah Probolinggo.
“Jumlah curanmor yang terjadi akhir-akhir ini cukup tinggi. Maka dari itu Satlantas Polres Probolinggo akan semakian menggiatkan razia-razia di jalanan. Sehingga masyarakat juga yang berniat untuk membeli kendaraan hasil curian menjadi takut dan mengurungkan niatnya,” pungkasnya. (tim probo).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Nasional
-
Pose terduga pelaku pidana penipuan bersama teman-temannya berseragam PNS SURABAYA, wartakum.com -Tugianto and partners, kantor pengaca...
-
Belitung, wartakum.com - Peran dan fungsi Pemerintah, salah satunya adalah menjamin kesehatan dan masa depan masyarakat. Namun, sepert...
-
Surabaya, wartakum.com - Diduga sudah melanggar aturan perda salah satu cafe dan karaoke diwilayah surabaya, menyediakan penari striptis. ...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Polemik seputar pungutan PTSL Pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) atau yang biasa disebut Prona (Progr...
-
Pangkalpinang, wartakum.com - Geliat pesta demokrasi dalam tajuk Pilkada Serentak 2018, makin seru untuk diikuti. Seperti di Kota Pangka...
-
Sampang, wartakum.com - Ada pepatah guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Pribahasa ini harusnya jadi acuhan oleh para guru y...
-
Probolinggo, Wartakum.com - Gelaran operasi Zebra adalah program yang berkesinambungan Kepolisian RI sebagai bagian dari upaya menertibkan...
-
Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka berbunyi Elmu Luhung Teu Adigung, Sakti Diri Teu Kumaki, Yakin Usik Kersaning Illahi, Wartakum.com,...
-
SURABAYA - wartakum.com , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak, Siska Crhristiana dan jaksa Irene Ulfa, menuntut dua terdakwa ka...
-
Pamekasan, Wartakum.com - Mobil Toyota Fortuner baru bernopol M 45 NICO berwarna Putih, bebas berkeliaran di jalanan wilayah Kabupaten Pa...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar