![]() |
| Subarkah saat di RSUD Tanjungpandan (foto: istimewa/elhakim) |
Baca juga: Menderita Sakit, Warga Belitung Ini Butuh Biaya dan Pertolongan
Hal tersebut diketahui dari kabar yang diterima oleh awak media wartakum.com bahwa pasien dari keluarga tidak mampu tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tanjungpandan Kabupaten Belitung.
"Saya dengan orang dari Dinkes Pemkab Belitung tadi ke rumah bapak Subarkah (pasien) tersebut dan malam ini juga kita bawa ke RSUD Tanjungpandan untuk menjalani perawatan, tadi siang memang belum bisa kita bawa karena pak Subarkah dijetahui masih belum punya surat keterangan dari RT setempat," ungkap Liza, perwakilan tim Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Isyak Meirobi yang membantu pengobatan Subarkah Kamis (30/11).
Baca juga: Terkait Pasien Kurang Mampu, Sahani Saleh: Pasti Kita Bantu
Sementara itu, disaat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, Mulyono juga memberikan tanggapan terkait adanya kejadian tersebut, yang menurutnya merupakan salah satu masukan bagi jajarannya agar di anggaran APBD 2018 nantinya bisa menambahkan anggaran pengobatan serta pendampingan pada pasien kurang mampu.
"Ini informasinya pak, karena pasien (Subarkah-red) belum ada BPJS, jadi sementara dirawat dulu malam ini di RSUD. Sementara untuk ke depan pihak Dinkes Provinsi akan menganggarkan biaya pengobatan dan pendampingan pada permasalahan seperti ini, dan itu akan diusulkan pada tahun 2018 depan. Puskesmas juga akan melakukan kunjungan ke pihak keluarga yang dianggap tidak mampu, tentunya melalui pendataan keluarga secara sistematis," jelas Mulyono
Terakhir, pihak Dinkes Provinsi Babel juga turut mengapresiasi kinerja media wartakum.com dalam hal pemberitaan terkait masih adanya sebagian masyarakat yang kurang mampu untuk sekedar memenuhi hak kesehatan.
"Pada prinsipnya pihak provinsi hanya bertindak sebagai back up untuk kinerja di Kabupaten, kalau soal Anggaran Kabupaten Belitung, nantinya akan bersinergi dengan Provinsi, oia terima kasih atas perhatian media soal ini," tutup Mulyono. (elhakim)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar