Jumat, 12 Januari 2018

Optimalkan Penyerapan Gabah, Bulog Gelar Rapat Koordinasi


Probolinggo, wartakum.com - Bulog Sub Divre Probolinggo menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan beberapa stakeholder di Aula Bulog Subdivre Probolinggo. Hadir dalam rakor itu Perwakilan dari Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Trimartini Patria, Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Teguh HW, Kepala Bidang Pelaksana Penyuluhan BKP4 Kabupaten Probolinggo Yahyadi dan sejumlah mitra Bulog.

Dalam sambutannya, Serealia menyampaikan, acara tersebut bertujuan untuk menyampaikan maksud dari kementerian Pertanian
, sekaligus memberikan arahan tentang program penyerapan gabah dari petani yang mendapatkan program bantuan dari pemerintah lewat APBN maupun APBD.

Dia mengambil contoh diwilayah Bondowoso yang memiliki lahan pertanian sebanyak 150 Ha, 25%-nya merupakan lahan petani yang mendapatkan bantuan dengan nilai produksi sebanyak 15 ton. Untuk itu, Trimartini meminta kepada Bulog dan Mitra untuk dapat menyerap gabah dengan harga yang sudah ditentukan. Dalam hal ini pemerintah hanya menginginkan 10% dari hasil giling gabah dijual kepada Bulog dengan harga Rp. 6.000/kg.

“Ini merupakan langkah yang diambil pemerintah untuk menstabilkan dan pemenuhan stock beras sebelum menghadapi panen raya,”ucap Trimartini.

Sementara itu, Wakil Kepala Bulog Sub Divre Probolinggo Agung Rahmad mengaku, pihaknya akan melakukan langkah dengan menyerap berapapun gabah/beras yang dimiliki petani. Selain itu, Operasi Pasar yang beberapa waktu diluncurkan bertujuan untuk menstabilkan harga beras di tingkat distributor dan konssumen.


Agung menambahkan untuk tahun 2018 Bulog Sub Divre Probolinggo menargetkan sebanyak 7.000 ton beras untuk program beras untuk keluarga sejahtera (Rastra) yang mengalami penurunan dari tahun tahun sebelumnya. “tahun ini target untuk program rastra mengalami penurunan, yakni dari 40.000 ton menjadi 7.000 ton,” ujar Agung. (rul/tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar