Wartakum.com, Sukabumi - Ratusan massa ormas GARIS kota dan kabupaten sukabumi mendatangi Gedung (kantor ) DPRD kabupaten sukabumi pada Rabu siang (19-12-2018)pada pukul 13.00wib siang.mereka menuntut atas upaya serta langkah pemerintah dalam menindak lanjuti atas laporan adanya kegiatan serta aktifitas peribadatan digedung atau gereja yang tidak jelas ijinnya /ilegal di daerah cicurug kabupaten sukabumi.
menurut ketua Dpd Ormas GARIS Ustad Ade Saepuloh yang di dampingi Bah Uyok panglima Dpd GARIS mengatakan Aksi demo Damai ini mereka lakukan Agar Pemkab sukabumi juga Dprd menyingkapi permasalahan kasus Gedung / Gereja -Red,agar secepatnya masalah ini diselesaikan prosesnya sesuai prosedur Hukum,beberapa bulan yang lalu hampir satu tahun malahan kami telah melaporkannya dengan aksi protes dan tuntutan ini kepada DPRD kabupaten Sukabumi Namun sampai sekarang tidak ada realisasinya,sehingga kami melakukan kembali aksi demo ini serta mendatangi kanto DPRD kabupaten sukabumi yang berada di jalan palabuhan Ratu.
Selain Ormas GARIS ikut pula mengomentari masalah ini perwakilan dari DPP HAM yakni Apih Libra,iapun mengecam keras atas adanya kegiatan digedung (Gereja-red) yang tidak jelas ijinnya "itukan semua harus jelas prosedurnya apalagi ini merupakan sarana tempat peribadatan,apakah selama ini aparat setempat yang berada dekat dengan lokasi ini hanya berdiam diri atau menutup mata? Ada apa Gerangan coba.
Harusnya dengan adanya kegiatan ataupun aktifitas yang dilakukan oleh beberapa orang terlebih dahulu hendaknya meminta ijin untuk melakukan kegiatan apalagi tempat peribadatan ada ketentuannya kan seperti ijin lingkungan dsb.
Iapun meminta kepada pemkab sukabumi juga aparat yang berwenang agar secepatnya masalahnya ini ditindak lanjuti untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan.
Massa ormas Garis inipun selagi melakukan orasinya disambut baik oleh Kapolres Sukabumi AKBP.H NASRIADI SH,SIK,MH. Ia pun menyampaikan sambutan serta Himbauan kepada ormas Garis yang melakukan aksi Damai ini agar menyingkapi masalah ini dengan kepala Dingin jangan terpancing emosi yang bisa menimbulkan anarkis serta hal-hal yang tidak diharapkan.Iapun mengatakan akan menindak lanjuti masalah ini dan akan melakukan rapat koordinasi dengan DPRD juga pemkab sukabumi setelah Hari Natal jadi intinya kita sebagai umat beragama harus saling menghargai sesamanya/Toleransi umat beragama.
Iapun menghimbau serta meminta agar ormas Garis juga masyarakat bersabar dan menahan Diri sambil menutup acara di sela-sela acara aksi ini.
Ormas Garispun membubarkan diri sambil bersalaman dengan kapolres juga yang lainnya sehingga aksi damai ini berjalan tertib juga kondusif dengan berkumandang takbir ALLAHUAKBAR (Gunk-tim)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar