Sabtu, 10 Maret 2018

Tanpa Pandang Bulu, Sosialisasikan Keselamatan Berkendara Kepada Pemohon SIM




Probolinggo, Wartakum.com - Aktifitas padat kantor layanan masyarakat yang memfasilitasi pembuatan dokumen dalam berkendara berupa Surat Ijin Mengemudi (SIM), ditunjukkan oleh Satlantas Polres Probolinggo Kota. Unit layanan SIM, dapat menunjukkan kinerja secara professional, dengan berupaya memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Hasil pantauan dilokasi, pelayanan tak pandang bulu, baik anggota Polri atau TNI tetap mendapat pelayanan yang sama. Seperti yang dialami Komandan Rayon Militer (Danramil) Wonoasih Kapten Eko Saputro saat mengantarkan istrinya, Dian membuat SIM baru. Ia mengapreasiasi pelayanan SIM yang professional tidak membedakan pemohon SIM baik Militer maupun Sipil semua dilayani dengan profesional. Tak canggung Kapten Eko dan  istrinya harus ikut mengantri untuk mengikuti tes SIM. Dirinya mengakui pelayanan yang maksimal harus tetap dipertahanakan demi kenyamanan dan kepuasan masyarakat. “Meski saya seorang anggota TNI, tetap mendapatkan pelayanan yang sama dengan yang lain tanpa pandang bulu,” ungkap Kapten Eko.

Selain itu, Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota juga memberikan sosialisasi tentang keselamatan berkendara sebagai bagian dari Ops Keselamatan Semeru 2018. Kepada para pemohon SIM, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo Kota memberi arahan tentang keamanan dan keselamatan berkendara.

Sosialisasi disampaikan Bripka Hayi, Petugas Tes Praktek SIM. Dia mengatakan, pemberian informasi yang berkaitan dengan lalu lintas penting untuk dilakukan. Tujuannya, agar para pengendara tetap patuh dalam berlalu lintas.

“Sefety Driving merupakan satu kegiatan uji coba dalam mengurus SIM dan pemberian arahan, agar calon pengemudi paham dan mengerti cara mengendarai sepeda motor,” jelasnya .

Dikatakan Brpka Hayi, pemberian arahan ini dilakukan berkaitan dengan Operasi keselamatan Semeru 2018 yang berlangsung hingga 25 Maret 2018 nanti. “Masyarakat kurang tertib dalam mengemudi. Ini perlu diberikan pemahaman,” imbuhnya.

Kedepan, ujar Hayi masyarakat diharapkan makin sadar terhadap pentingnya keselamatan dalam mengemudi. Apalagi, tidak sedikit masyarakat yang tidak mematuhi lalu lintas. Termasuk hal sepele, seperti penggunaan helm.

“Sangat banyak macam pelanggaran. Parkir sembarangan dan tidak menggunakan helm,” pungkasnya.
Kasat Lantas AKP Alpo Gohan menerangkan bahwa apa yang diterapkan oleh unit tersebut telah sesuai dengan teknis dan pelayanan tanpa pandang bulu “Unit ini telah menerapkan prosedur sesuai teknis dalam penerbitan sebuah SIM. Semua pelayanan yang kami berikan adalah sama baik itu kepada anggota TNI, Polri dan Sipil,” ujar Kasatlantas.

Masih kata AKP Alpo, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada pemohon SIM sebagai langkah untuk menekan angka kecelakaan. “Stop pelanggaran, stop kecelakaan menuju tahun 2018 karena di tahun saat ini sebagai tahun keselamatan untuk kemanusiaan,” terangnya. 

Dikatakan pula, salah satu sumber kecelakaan adalah kelalaian dan ketidakpatuhan pengguna jalan pada rambu-rambu lalu lintas. “Seringkali, kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tandasnya. (tim probo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar