Probolinggo, Wartakum.com - Aktifitas
padat kantor layanan masyarakat yang memfasilitasi pembuatan dokumen dalam berkendara
berupa Surat Ijin Mengemudi (SIM), ditunjukkan oleh Satlantas Polres
Probolinggo Kota. Unit layanan SIM, dapat menunjukkan kinerja secara
professional, dengan berupaya memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
Hasil
pantauan dilokasi, pelayanan tak pandang bulu, baik anggota Polri atau TNI tetap mendapat pelayanan yang
sama. Seperti yang dialami Komandan Rayon
Militer (Danramil)
Wonoasih Kapten Eko Saputro saat mengantarkan istrinya, Dian membuat SIM baru.
Ia mengapreasiasi pelayanan SIM yang professional tidak membedakan pemohon SIM
baik Militer maupun Sipil semua dilayani dengan profesional. Tak canggung
Kapten Eko dan istrinya harus ikut
mengantri untuk mengikuti tes SIM. Dirinya mengakui pelayanan yang maksimal
harus tetap dipertahanakan demi kenyamanan dan kepuasan masyarakat. “Meski saya
seorang anggota TNI, tetap mendapatkan pelayanan yang sama dengan yang lain
tanpa pandang bulu,” ungkap Kapten Eko.
Selain
itu, Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota juga memberikan sosialisasi
tentang keselamatan berkendara sebagai bagian dari Ops Keselamatan Semeru 2018.
Kepada para pemohon SIM, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres
Probolinggo Kota memberi arahan tentang keamanan dan keselamatan berkendara.
Sosialisasi disampaikan Bripka Hayi,
Petugas Tes Praktek SIM. Dia mengatakan, pemberian informasi yang berkaitan
dengan lalu lintas penting untuk dilakukan. Tujuannya, agar para pengendara
tetap patuh dalam berlalu lintas.
“Sefety Driving merupakan satu
kegiatan uji coba dalam mengurus SIM dan pemberian arahan, agar calon pengemudi
paham dan mengerti cara mengendarai sepeda motor,” jelasnya .
Dikatakan Brpka Hayi, pemberian arahan
ini dilakukan berkaitan dengan Operasi keselamatan Semeru 2018 yang berlangsung
hingga 25 Maret 2018 nanti. “Masyarakat kurang tertib dalam mengemudi. Ini
perlu diberikan pemahaman,” imbuhnya.
Kedepan, ujar Hayi masyarakat
diharapkan makin sadar terhadap pentingnya keselamatan dalam mengemudi.
Apalagi, tidak sedikit masyarakat yang tidak mematuhi lalu lintas. Termasuk hal
sepele, seperti penggunaan helm.
“Sangat banyak macam pelanggaran.
Parkir sembarangan dan tidak menggunakan helm,” pungkasnya.
Kasat
Lantas AKP Alpo Gohan menerangkan bahwa apa yang diterapkan oleh unit tersebut
telah sesuai dengan teknis dan pelayanan tanpa pandang bulu “Unit ini telah
menerapkan prosedur sesuai teknis dalam penerbitan sebuah SIM. Semua pelayanan
yang kami berikan adalah sama baik itu kepada anggota TNI, Polri dan Sipil,”
ujar Kasatlantas.
Masih kata AKP Alpo, pihaknya juga
memberikan sosialisasi kepada pemohon SIM sebagai langkah untuk menekan angka
kecelakaan. “Stop pelanggaran, stop kecelakaan menuju tahun 2018 karena di
tahun saat ini sebagai tahun keselamatan untuk kemanusiaan,” terangnya.
Dikatakan pula, salah satu sumber
kecelakaan adalah kelalaian dan ketidakpatuhan pengguna jalan pada rambu-rambu
lalu lintas. “Seringkali, kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tandasnya. (tim probo)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar