Rabu, 21 Maret 2018

Bulog Divre Probolinggo Stabilisasi Harga, Jualan Sembako Murah



Probolinggo, wartakum.com - Guna menekan grafik melambungnya harga pangan utamanya kebutuhan bahan pokok di masyarakat, maka Perum Bulog Divre Probolinggo secara intens menggelar kegiatan yang bertujuan member kontribusi bagi warga dengan penjualan kebutuhan bahan pokok, yang dimaksudkan sebagai operasi stabilitasi Harga pangan.

Kegiatan yang menyediakan kebutuhan bahan pangan diantaranya Minyak goreng, Gula, dan Beras ini dilaksanakan di depan kantor Perum Bulog Divre Jalan Suroyo kota Probolinggo dan akan berlangsung selama persediaan masih ada, atau dimulai Selasa (21/3).

Saat ditemui WartaKum, Tomy Distalingga, selaku Kepala Bulog Divre Probolinggo mengatakan, adanya pasar murah yang secara khusus dilakukan oleh instansinya merupakan satu bentuk CSR (Corporate Sociality Responsibility) yang ujungnya diperuntukkan bagi masyarakat "Sejauh ini harga kebutuhan pokok relatif stabil, operasi stabilitas harga  ini untuk mengantisipasi kenaikan harga barang. Pada prinsipnya secara berkelanjutan, bukan hanya momen tertentu," ujarnya.

Ditambahkan oleh Tomy bahwa kegiatan penjualan sembako bagi masyarakat ini akan dilangsungkan sampai stok yang disediakan Perum Bulog bagi kegiatan ini telah habis. “Kegiatan ini juga sebagai antisipasi adanya lonjakan Harga bahan pokok secara ekstrim, Kita upayakan stok yang tersedia habis terjual. Jadi setiap hari akan kita gelar penjualan sembako ini hingga persediaan yang kita miliki habis.” tambahnya.

Menurutnya pihaknya berupaya untuk menekan harga kebutuhan pokok, agar masyarakat tak kesulitan dalam membeli kebutuhan pokok. "Adanya pasar murah diharapkan mampu menstabilkan harga, karena masyarakat tak perlu ke pasar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Animo warga dalam memanfaatkan momen penjualan sembako murah tersebut tercatat sangat tinggi.  Sejumlah komoditas Sembilan bahan pokok (Sembako) berhasil diborong masyarakat seperti Beras, Gula dan Minyak Goreng. Sebut saja komoditas yang dijual, kesemuanya tergolong dibawah rata-rata pasar. Untuk beras  premium dijual Rp. 9.400/kilogram. Selain itu, komoditas gula dijual dengan Harga Rp.12.000/kilogram sedangkan Minyak goreng kemasan dipatok Rp. 12.000/liter dan kemasan botol Rp.11,.000 serta tepung terigu Rp. 7.300/kilogram.

“Secara berkelanjutna, acara seperti ini akan terus dilakukan. Hal ini sebagai upaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat selain tujuan utama menstabilisasi harga pangan.”ungkap Tomy Distalingga. (Tim-Probo)

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nasional