![]() |
| Walikota Probolinggo, Rukmini didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub , Purwantoro |
Probolinggo, Wartakum.com - Sebagai
salah satu upaya meningkatkan keselamatan dan kesadaran berlalu lintas bagi
pengemudi becak, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo menggelar
Sosialisasi Kebijakan di Bidang Perhubungan dan penyerahan Surat Tanda Nomor
Becak (STNB) dan Tanda Nomor Becak (TNB).
Kegiatan
sosialisasi, dibuka oleh Walikota Probolinggo, Rukmini, di Halaman Museum Kota
Probolinggo, Senin.
Kepala
Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Probolinggo, Purwantoro dalam laporannya
menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan
pembinaan dan pengarahan terkait dengan operasional becak,
dengan tema ketertiban becak di jalan sekaligus penerapan peraturan daerah no
16 tahun 2006, tentang kendaraan tidak bermotor jenis becak
dengan pemenuhan kelengkapan becak serta kelengkapan pengemudi becak berupa
Surat Tanda Nomor Becak (STNB) dan Tanda Nomor Becak (TNB). “Kegiatan ini melibatkan 800 orang pengemudi becak yang asli warga Kota
Probolinggo,” ujar Purwantoro.
Sementara
itu, Walikota Probolinggo dalam sambutannya memberikan apresiasi atas
terselenggaranya kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap
keselamatan bagi pengemudi becak ini.
Lebih
lanjut, Walikota meminta kepada para pengemudi becak untuk lebih tertib
dijalan. “Sampai sekarang saya masih sering menjumpai
para pengemudi becak melawan arus dijalan, terutama di jalan Dr Sutomo. Hal ini
tentu saja sangat membahayakan tidak hanya bagi pengemudi becak, tapi juga bagi
orang lain di sekitarnya,” ujar Rukmini.
Ia juga
berpesan kepada para peserta untuk lebih ramah kepada para penumpang. Terlebih
sekarang Kota Probolinggo sering didatangi oleh wisatawan mancanegara yang
hampir setiap bulan mengunjungi Kota Probolinggo.
Untuk itu,
Walikota menyarakan kepada pengemudi becak untuk belajar bahasa asing terutama
bahasa inggris. Sehingga nantinya tidak canggung dalam melayani para turis yang
datang ke Kota Probolinggo.
“Dengan
menguasai bahasa asing sudah memberikan nilai lebih bagi pengemudi becak. Dan
saya juga sampikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan
kegiatan ini,” pungkasnya.
Dalam
kesempatan yang sama, Walikota juga menyerahkan secara simbolis Surat Tanda Nomor
Becak (STNB) dan Tanda Nomor Becak (TNB) kepada perwakilan pengemudi becak.
Yang selanjutnya, kelengkapan tersebut harus sudah terpasang di becak. (yd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar